Senin, 28 Agustus 2023

PELAKSANAAN P5

  MATA PELAJARAN            : MATEMATIKA

 FASE                                     :  D

MATERI POKOK                 : BILANGAN BULAT DAN PECAHAN

PERTEMUAN                       : KE 4 DARI 4

GURU PENGAMPU             : SARI BUDI UTAMI, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN : 2 X 40 MENIT


CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.


Tujuan Pembelajaran :

Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap

 1 .  Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa

2.      Bergotong royong

3.      Berkebinekaan global

4.      Mandiri

5.     Bernalar Kritis, dan Kreatif


Maka peserta didik Diharapkan 

Peserta didik mampu melaksanakna P5


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....

Apa kabarnya hari ini ?

Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....

Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan  nya ya nak.

Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 

Baiklah sebelum kita melanjutkan materi ayo kita ulangi sedikit materi minggu lalu yaitu tentang penyelesain masalah KPK dan FPB  pada  bilangan bulat.Pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

Pelaksanaan P5

Silahkan klik link di bawah ini

https://docs.google.com/presentation/d/1JWZpX_ZONrSZpUt0IX0Ks6ME0Ic8y8I4/edit?usp=drive_link&ouid=103678102008120242599&rtpof=true&sd=true

Link diatas membahas kisi kisi tentang menyulam tapis


KESIMPULAN


Demikianlah materi hari ini, semoga anak anak paham dengan PPT tersebut , kalau ada yang belum paham silahkan bertanya langsung ya nak ke ibu, semoga bermanfaat bagi kita semua

PENGERTIAN PERSAMAAN KUADRAT

  MATA PELAJARAN            : MATEMATIKA

 KELAS                                 :  9C,9D

MATERI                                : PERSAMAAN KUADRAT

PERTEMUAN                       : KE 1 DARI 4

GURU PENGAMPU             : SARI BUDI UTAMI, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN : 2 X 40 MENIT

HARI/TANGGAL. : RABU, 30 AGUSTUS 2023

 KD                            

3.3 Menganalisis sifat-sifat fungsi kuadrat ditinjau dari koefisien dan determinannya

4.1 Menyelesaikan permasalahan nyata yang berkaitan dengan persamaan linear dua variabel, sistem persamaan linear dua variabel, dan atau fungsi kuadrat

Tujuan Pembelajaran

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, dan presentasi  peserta didik  diharapkan

  •  Mencermati  permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan persamaan kuadrat
  • Menganalisis faktor-faktor bentuk aljabar dalam persamaan kuadrat, penyelesaian (akar-akar) dari persamaan kuadrat, cara menentukan akar-akar persamaan kuadrat dengan pemfaktoran


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan  nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 

Baiklah sebelum kita melanjutkan materi pada hari ini, mari kita ulas sedikit materi minggu kemarin yaitu tentang bentuk akar. Nah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


Bab 2 Persamaan dan Fungsi Kuadrat


Persamaan kuadrat merupakan persamaan polinomial (suku banyak) yang memiliki orde (pangkat) dua.   Secara umum, persamaan kuadrat dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.    

         1. Persamaan Kuadrat Biasa

    Persamaan kuadrat biasa adalah persamaan kuadrat yang nilai a = 1. Berikut  ini contohnya.       x2 + 3x + 2 = 0      

2. Persamaan Kuadrat Murni  


    Persamaan kuadrat murni adalah persamaan kuadrat yang nilai b = 0. Berikut ini contohnya.     x2 + 2 = 0


 3. Persamaan Kuadrat Tak Lengkap 


    Persamaan kuadrat tak lengkap adalah persamaan kuadrat yang nilai c = 0. Berikut ini contohnya.     x2 + 3x = 0


 4. Persamaan Kuadrat Rasional


       Persamaan kuadrat rasional adalah persamaan kuadrat yang nilai koefisien dan konstantanya berupa bilangan rasional. Berikut ini contohnya. 4x2 + 3x + 2 = 0


Persamaan kuadarat sering juga disebut dengan persamaan parabola, karena jika bentuk persamaan kuadrat digambarkan ke dalam koordinat xy akan membentuk grafik parabolik. Persamaan kuadrat dalam x dapat dituliskan dalam bentuk umum seperti berikut:

y = ax2 + bx + c

Dengan a, b, c ∈ R dan a ≠ 0

Keterangan:

x = variabel

a = koefisien kuadrat dari x2

b = koefisien liner dari x

c = konstanta

Nilai koefisen a, b, dan c yang menentukan bentuk parabola dari fungsi persamaan kuadrat dalam koorinat xy.

  • Koefisien a menentukan cekung atau cembungnya kurva parabola. Jika nilai a>0 parabola akan terbuka ke atas, jika a<0 parabola akan terbuka ke bawah.
  • Koefisien b menentukan posisi x puncak parabola atau sumbu simetri dari kurva yang terbentuk senilai x = –b/2a.



  • Koefisien c menentukan titik potong fungsi parabola dengan sumbu y

Mencari Akar-akar Persamaan Kuadrat 

Ada tiga cara untuk mencari akar-akar dalam menyelesaikan persamaan kuadrat, yaitu dengan faktorisasi, kuadrat sempurna dan dengan menggunakan rumus abc.

1. Faktorisasi

Faktorisasi atau pemfaktoran merupakan cara mencari akar-akar persamaan kuadrat dengan mencari nilai yang jika dikalikan akan menghasilkan nilai lain. Ada tiga bentuk persamaan kuadrat dengan faktorisasi akar-akar yang berbeda seperti berikut:

Contoh :

Tentukan akar-akar penyelesaian dari bentuk x2 – 15+ 14 = 0.

Langkah 1:

Carilah dua bilangan yang merupakan faktor dari 14 dan jika dijumlah sama dengan –15. Misalkan dua bilangan tersebut adalah dan q, maka pq = 14 dan = –15


Dengan demikian bilangan yang memenuhi nilai = –1 dan = –14

Langkah 2:

Sehingga bentuk 2 – 15+ 14 = 0 dapat difaktorkan menjadi

x– 15+ 14 = 0

(– 1)(– 14) = 0

–1 = 0 atau – 14 = 0

x1 = 1 atau x= 14

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {1, 14}

LATIHAN

1. Bentuk faktorisasi dari persamaan kuadrat: x2 + 5x + 6 = 0 adalah

2.  Bentuk faktorisasi dari persamaan kuadrat: x2 + 7x + 12 = 0 adalah

3.  Bentuk faktorisasi dari persamaan kuadrat: x2 - 8x + 12 = 0 adalah

4.  Bentuk faktorisasi dari persamaan kuadrat: x2 + 3x - 10= 0 adalah

5.  Bentuk faktorisasi dari persamaan kuadrat: x2 - 4x - 21 = 0 adalah

KESIMPULAN

Demikianlah materi hari ini, ibu harapkan anak anak paham dengan materi hari ini yaitu tentang pengertian persamaan kuadrat dan cara menyelesaikannya, kalau ada yang belum paham supaya  lebih paham silahkan anak anak bertanya langsung ke ibu ada tulis di kolom komentar ya nak


Jumat, 25 Agustus 2023

KPK DAN FPB, DAN FAKTORISASI PRIMA

 MATA PELAJARAN            : MATEMATIKA

 FASE                                     :  D

MATERI POKOK                 : BILANGAN BULAT DAN PECAHAN

PERTEMUAN                       : KE 4 DARI 4

GURU PENGAMPU             : SARI BUDI UTAMI, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN : 2 X 40 MENIT


CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.


Tujuan Pembelajaran :

Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap

 1 .  Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa

2.      Bergotong royong

3.      Berkebinekaan global

4.      Mandiri

5.     Bernalar Kritis, dan Kreatif


Maka peserta didik Diharapkan 

Peserta didik mampu Menghubungkan faktorisasi prima dari dua bilangan dengan KPK dan FPB


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....

Apa kabarnya hari ini ?

Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....

Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan  nya ya nak.

Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 

Baiklah sebelum kita melanjutkan materi ayo kita ulangi sedikit materi minggu lalu yaitu tentang penyelesain maslah bilangan bulat dalam kehidupan sehari hari  pada  bilangan bulat.Pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

KPK DAN FPB

Pada hari ini  kita akan  kembali mengingat apa itu KPK dan FPB, supaya peserta didik  yang sudah lupa bisa ingat kembali dan bagi yang sudah ingat bisa semakin mantap lagi. Oke? 

Kelipatan

Kelipatan adalah mengalikan bilangan dengan setiap bilangan asli secara berurutan. Misalnya, kita pilih satu bilangan, yaitu 2. Kemudian, bilangan 2 tersebut kita kalikan dengan bilangan asli secara berurutan, seperti:

2 x 1 = 2

2 x 2 = 4

 2 x 3 = 6 … dst.

Jadi, bilangan 2, 4, 6, dan seterusnya merupakan kelipatan dari 2.


Faktor

Faktor adalah bilangan-bilangan yang dapat membagi sampai habis suatu bilangan. Misalnya, kita pilih satu bilangan, yaitu 10. Nah, bilangan 10 ini kira-kira bisa habis dibagi oleh bilangan apa saja, nih? Benar! Bilangan 10 bisa dibagi oleh 1, 2, 5, dan 10. Jadi, 1, 2, 5, dan 10 ini merupakan faktor dari 10.


Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

KPK adalah bilangan kelipatan terkecil yang sama dari banyaknya bilangan yang dimaksud. Banyaknya bilangan yang dimaksud ini bisa berupa 2 bilangan, 3 bilangan, dan seterusnya. 

Contoh:

Kita akan menentukan KPK dari 2 bilangan, yaitu 5 dan 6. Langkah pertama yang kita lakukan adalah mencari kelipatan dari masing-masing bilangan tersebut.

5 = 5, 10, 15, 20, 25, 30, …

6 = 6, 12, 18, 24, 30, …

Setelah itu, kita peroleh kelipatan bilangan terkecil yang sama dari 5 dan 6, yaitu 30. Jadi, KPK dari 5 dan 6 adalah 30.


Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)

FPB adalah faktor terbesar yang sama dari banyaknya bilangan yang dimaksud. Sama halnya dengan KPK, banyaknya bilangan yang dimaksud ini bisa berupa 2 bilangan, 3 bilangan, atau lebih.

 Contoh:

Untuk mencari nilai FPB dari 2 bilangan, yaitu 12 dan 18. Langkah pertama yang kita lakukan adalah mencari faktor atau bilangan yang dapat membagi habis dari masing-masing bilangan tersebut.

12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12.

18 = 1, 2, 3, 6, 9, 18.

Setelah itu, kita peroleh faktor bilangan terbesar yang sama dari 12 dan 18, yaitu 6. Jadi, FPB dari 12 dan 18 adalah 6. 


Cara Mencari KPK dan FPB dengan Faktor Prima

1. Misalnya, kita akan mencari nilai KPK dan FPB dari dua bilangan, yaitu 10 dan 20. Caranya, kita buat pohon faktornya terlebih dahulu seperti berikut:

Pertama, peserta didik harus memfaktorkan bilangan 10 dan 20.

Faktorisasi prima bilangan 10

Faktorisasi prima bilangan 20

Tertulis 10 = 2 × 5

20 = 22 × 5

Untuk mencari KPK, peserta didik harus mengalikan semua faktor yang ada. Jika terdapat faktor berpangkat dengan bilangan pokok dasar sama, maka pilih yang pangkatnya paling besar. Misalnya, di antara 22 dan 23 maka peserta didik  harus memilih 23.

Dengan demikian, KPK dari 10 dan 20 adalah

 10 = 2 × 5

20 = 22 × 5

KPK = 22 × 5 = 20.


2. Tentukan FPB dari bilangan 25 dan 45.

Pertama, peserta didik harus memfaktorkan masing-masing bilangan tersebut.

Faktorisasi prima dari bilangan 25

Faktorisasi prima dari bilangan 45

25 = 52

45 = 32 × 5

Pada soal di atas, faktor yang sama dari dua bilangan tersebut adalah 5 dan 52, sehingga faktor yang harus peserta didik  pilih adalah 5.

Jadi, FPB 25 dan 45 adalah 5.



LATIHAN


Tentukan KPK dan FPB dari bilangan-bilangan berikut.

1. 36 dan 48

2. 16 dan 24

3. 15 dan 50

4. 32 dan 56


KESIMPULAN

Demikianlah pembelajaran kita hari ini gampang banget kan materi KPK dan FPB ini. Tapi, materi segampang ini nggak akan bisa peserta didik kuasai lho jika kalian malas untuk memperbanyak latihan soal. Ayo , jangan malas untuk belajar dan latihan soal  soal ya nak......

SEMANGAT



Rabu, 23 Agustus 2023

BILANGAN BULAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

  MATA PELAJARAN            : MATEMATIKA

 FASE                                     :  D

MATERI POKOK                 : BILANGAN BULAT DAN PECAHAN

PERTEMUAN                       : KE 3 DARI 3

GURU PENGAMPU             : SARI BUDI UTAMI, S.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN : 2 X 40 MENIT


CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap
 1 .  Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa

2.      Bergotong royong

3.      Berkebinekaan global

4.      Mandiri

5.     Bernalar Kritis, dan Kreatif

Maka peserta didik Diharapkan 
  • Mampu  Menentukan hasil dari operasi hitung perkalian bilangan bulat
  • Mampu Menentukan hasil dari operasi  pembagian bilangan bulat

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan  nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 

Baiklah sebelum kita melanjutkan materi ayo kita ulangi sedikit materi minggu lalu yaitu tentang pengertian bilangan bulat, membandingkan bilangan bulat dan operasi pada  bilangan bulat.
Pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

MENYELESAIKAN PERMASALAHAN BILANGAN BULAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI


LEMBAR KEGIATAN SISWA

MATERI POKOK: BILANGAN BULAT

Nama Kelompok

Anggota Kelompok 1. ........................................

   2. ........................................

   3. ........................................

  4. ........................................

   5. ........................................

 

. Latihan

1.      Budi berdiri di atas lantai berpetak, dia berdiri disatu titik dan dinamakan titik 0. Garis pada petak didepan Budi diberi angka 1, 2, 3, ..., dan garis yang berada di belakang Budi diberi angka -1, -2, -3, .... Budi melangkah maju sebanyak 4 langkah, kemudian ia mundur sebanyak 7 langkah, kemudian maju 2 langkah dan mundur 4 langkah. Sekarang budi berada di angka berapa, pada garis lantai berpetak.

2.      Diketahui suhu didalam ruangan laboratorium 180C. Karena akan digunakan untuk  sebuah penelitian, maka suhu diturunkan menjadi 250C. Setelah 2 jam suhu ruangan  laboratorium harus dinaikkan lagi 130C. berapakah suhu ruangan laboratorium sekarang?

3.      Seekor ikan berada dalam kedalaman 800m di bawah permukaan laut, ikan itu berenang sejauh 150m menuju permukaan laut, posisi ikan itu sekarang berada …

a.       950 m di bawah permukaan laut

b.      950m di atas permukaan laut

c.       650 m di bawah permukaan laut

d.      650 m  di atas permukaan laut

 

4.      Aturan penskoran dalam ulangan matematika kelas VII adalah sebagai berikut : Jawaban benar diberi skor  5, salah skor  -2  dan tidak menjawab skor  0.  Dari 30 soal, Budi menjawab dengan benar  23 soal, tidak menjawab 5 soal.  Berapa skor total yang diperoleh Budi ?

 

5.      Seorang karyawan menerima gaji Rp700.000,-/bulan.Sedangkan pengeluar-an untuk memenuhi kebutuhan hidupnya adalah  Rp1.100.000,-/bulan.  Untuk men-cukupi kekurangannya ia minta kiriman orang tuanya. Berapa jumlah kiriman dari orang tuanya dalam satu tahun untuk mencukupi kekurangan tersebut ?

 

 

 

6.      Hitunglah !

           a.    (21 : 3) + 5   =

           b.    15 + 4 x 2  =

           c.    (5 x 8) – (12 : 3)  =     

 

7.      Hitunglah dengan cara yang paling mudah

                 a.   28 x 21 + 28 x 12 + 28 x 34

       

 

 

 Demikianlah materi hari ini, semoga peserta didik memahami dan dapat  mengerjakan soal soal dalam kehidupan sehari hari, kalau masih ada yang belum paham silahkan bertanya ke ibu ya nak