Selasa, 30 Agustus 2022

POSTEST KELAS 8

  Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 30 dan 2 September 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

MENGERJAKAN SOAL SOAL  POSTEST DENGAN BAIK DAN BENAR

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

KERJAKAN SOAL SOAL DI BAWAH INI DENGAN JELAS DAN BENAR

1. Suku ke-50 dari barisan bilangan 5, 8, 11, 14, ... adalah... .

2. Suku ke-n dari barisan bilangan 5, 9, 13, 17,... adalah... .

3. Dua suku berikutnya dari barisan bilangan 3, 8, 15, 24, 35, ... adalah

4. Dua suku berikutnya dari barisan bilangan 2, 4, 6, 10, 16, 26,... adalah... .

5. Dua suku berikutnya dari barisan bilangan 1, 3, 6, 10, 15, ... adalah... .

6. Suku ke-50 dari barisan bilangan 5, 8, 11, 14, ... adalah... .

7. Suku ke-30 dari barisan bilangan 100, 97, 94, 91, 88, ... adalah... .

8. Barisan bilangan memiliki rumus suku ke-n adalah 10 – 2n. Suku ke-25 dari barisan bilangan tersebut adalah... .

9 . Perhatikan pola berikut !
Banyak noktah pada pola ke-150 adalah... .

10. Perhatikan pola berikut!
Banyak bola pada pola ke-n, untuk n bilangan bulat positif adalah... .





Senin, 29 Agustus 2022

PERPANGKATAN

   Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 29 - 2 September2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan Bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.3 Menjelaskan dan menentukan representasi bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat positif dan negatif

4.3 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat positif dan negatif


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :
Menyatakan suatu bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat
Menjelaskan representasi bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat positif
Menentukan representasi bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat positif
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan dalam bentuk bilangan berpangkat bulat            positif


    

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

Selasa, 23 Agustus 2022

BARISAN GEOMETRI

  Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 23 dan 26 Agustus 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan salah satu konfigurasi objek yang terkait dengan pola bilangan

·     Mengidentifikasi pola bilangan dari suatu barisan

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

Baris Geometri

Baris Geometri adalah barisan yang mempunyai perbandingan tetap pada setiap dua suku yang berurutan Perbedaan dengan barisan aritmatika yaitu barisan aritmatika memiliki pertambahan dan pengurangan yang tetap, sedangkan barisan geometri memiliki perbandingan tetap berupa perkalian atau pembagian.

Rumus Baris Geometri


Un     = Suku ke n

Un-1 = Suku ke n – 1

r       = Rasio

a      = Suku pertama


Contoh Baris Geometri

3, 6, 12, 24, 48, 96, … dan seterusnya

1, 3, 9, 27, 81, 243, … dan seterusnya

2, 6, 18, 54, 162, 486, … dan seterusnya

Jika Anda memperhatikan contoh baris geometri diatas, perbandingan dari barisan yang berurutan tetap.

6   = 12  = 24  = 48    = 96    = 2

3       6     12        24        48

3   =  9   =27  = 81    = 243  = 3

1       3     9         27        81

6   = 18  = 54  = 162  = 486  = 3

2       6     18        54        162

Contoh Soal Dan Pembahasan Baris Geometri

Soal 1: Tentukan suku ke 11  dari barisan geometri 3, 9, 27, 81, …

Jawab :

a      = 3

r      = Un / Un-1
       = 9 / 3
= 3

Un     = arn-1
U11   = 3 . 3 11- 1
        = 3 . 3 10
        = 3. 59049
= 177.147

Jadi suku ke 11 dari barisan geometri tersebut yaitu 177.147


Soal 2: Diketahui barisan geometri 1, 4, 16, 64, … Tentukan suku ke 7 dari barisan geometri tersebut

Jawab :

a      = 1

r      = Un / Un-1
        = 4 / 1
= 4

Un     = arn-1
U11   = 1 . 4 7- 1
        = 1 . 4 6
        = 1 . 4096
= 4.096

Jadi suku ke 7 dari barisan geometri tersebut yaitu 4.096


Soal 3: Tentukan rasio dan suku ke 6 dari barisan deret geometri 2, 8, 32, 148, …

Jawab :

r      = Un/ Un-1
        = 8 / 2
= 4

U6     = 2 . 4 6- 1
         = 2 . 4 5
         = 2. 1204
= 2.048

Jadi rasio dari barisan geometri adalah 4 dan suku keenam adalah 2.048.



Deret Geometri

Deret Geometri sama halnya dengan deret aritmatika, perbedaannya yaitu deret geometri dengan perbandingan perkalian atau pembagian, sedangkan aritmatika dengan pertambahan atau pengurangan.

Deret Geometri Adalah jumlah suku dari barisan geometri yang mempunyai perbandingan atau rasio yang tetap.

Contoh Deret Geometri

2, 6, 12, 24, 48, 96, …, Un

Maka deret Geometri yaitu :

2  + 6 + 12 + 48 + 96 + …+ Un

1, 5, 25, 125, 625, …, Un

Maka deret Geometri yaitu :

1  + 5 + 25 + 125 + 625 + …+ Un

Rumus Deret Geometri



Sn          = Jumlah suku ke n

r           = Rasio

a          = Suku pertama


Deret Geometri Tak Hingga terbagi menjadi dua jenis yaitu tak hingga divergen dan tak hingga konvergen. Deret Geometri tak hingga divergen adalah deret geometri yang nilai bilangannya semakin membesar hingga tidak dapat dihitung lagi.

Sedangkan Deret Geometri Tak Hingga Konvergen adalah deret geometri yang bilangannya semakin mengecil dan dapat dihitung jumlahnya.

Tak Hingga Divergen

Contoh deret Geometri Tak Hingga Divergen

2, 6, 12, 24, 48, 96, 192, 384, ….

Jika diteruskan maka jumlah seluruhnya tidak bisa dihitung karena semakin besar.

Tak Hingga Konvergen

Contoh Deret Geometri Tak Hingga Konvergen

96, 48, 24, 12, 6, 2, 2/3, 2/ 9, 2/ 18, ….

Jika diteruskan maka nilai dari deret geometri semakin mengecil dan ujungnya mendekati 0.

Demikianlah materi kita hari ini semoga bermanfaat, untuk lebih pahamnya kalian dengan materi ini sebaiknya kerjakan latihan di bawah ini. Kalau masih ada materi yang belum paham silahkan bertanya lewat wa ya nak...


LATIHAN

Soal 1:

 Diketahui barisan geometri memiliki suku pertama atau a yaitu 8 dan rasio 2. Tuliskan barisan dan deret geometri

Soal2: 

Tentukan jumlah 7 suku pertama dari barisan 2, 4, 6, 8, …

Soal 3 :

Selembar kertas dipotong menjadi dua bagian. Setiap bagian dipotong menjadi dua dan seterusnya. Jumlah potongan kertas setelah potongan kelima sama dengan … ..........

Soal 4 :

Diketahui suku ke-5 dari barisan geometri adalah 243, hasil bagi suku ke-9 dengan suku ke-6 adalah 27. Suku ke-2 dari barisan tersebut adalah …

Soal 5 :

Jumlah 6 suku pertama deret geometri 2 + 6 + 18 + … adalah …



Senin, 22 Agustus 2022

POSTEST KELAS VII

  Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 22 - 26 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.2          Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

      ·         MENGERJAKAN SOAL SOAL POSTEST

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

Soal soal Postest

PETUNJUK UMUM

1. Tulis namamu di sudut kanan atas

2. Bacalah setiap soal dengan teliti.

3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.

 

1.     Suhu mula-mula di ruang pendingin adalah 15 derajat celcius. Setelah alat pendingin di ruang pendingin tersebut dihidupkan, suhunya menjadi –8 derajat celcius. Besar penurunan suhu di ruang tersebut adalah ... derajat celcius

 

2.      Ibu membeli 60 kg gula pasir. Gula itu akan dijual eceran dengan dibungkus plastik masing-masing beratnya 1¼ kg. Banyak kantong plastik berisi gula yang diperlukan adalah ....

 

 

3.      Urutkan suhu dari terbesar ke terkecil -3,  8, -8℃,  -10℃,

 -6℃,  10℃, 4℃ adalah...

 

4.     Penyelesaian  dari 23 x (48 - 3) menggunakan sifat distributif adalah....

 

 

5.     (1.339 - 1.271) : 17 - 5 x (6-10)=.....

 

6.     Urutkan dari yang terkecil ke terbesar -1011,  -1008,  -1101,

 

 -1001,  -1000,  -1020,  -1022

 

7.      -24 + 25 x -3 = ...

 

 

8.     14 - (-5) + 2 = ...

 

9.     24 - 3 x 7    = ...

 

 

 

10.                          Urutkan dari pecahan terbesar ke terkecil  2/6  ;  3/9  ;  3/5  ; 0,75  ;  25%  ;  1,50  = ...

 

11.                        Urutan pecahan terkecil ke pecahan terbesar dari  0,45 ; 0,85 ; 7/8 ; 78%  ;  2/4   adalah…

 

 

12.                        Hasil dari 525 : (5) + 6 – 8 × 12  =

 

13.                         Hasil dari  5/42  :  7/21  ×  4/7 =

 

 

14.                         Bandingkan    256   ........     -266

 

15.                        Bandingkan    −224  .......   −242

 


Selasa, 09 Agustus 2022

BARISAN ARITMATIKA

  Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 9 dan 12 Agustus 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan salah satu konfigurasi objek yang terkait dengan pola bilangan

·     Mengidentifikasi pola bilangan dari suatu barisan

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


Senin, 08 Agustus 2022

OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT

 Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 8 - 12 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.2          Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :
      ·         Memahami konsep operasi

·         Menyebutkan sifat-sifat operasi bilangan bulat dan pecahan

·         Menjelaskan berbagai sifat operasi hitung yang melibatkan bilangan bulat dan pecahan

·         Menentukan hasil operasi hitung bilangan bulat dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan   berbagai sifat operasi

·         Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 



Selasa, 02 Agustus 2022

BARISAN BILANGAN

 Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 2 dan 5 Agustus 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan salah satu konfigurasi objek yang terkait dengan pola bilangan

·     Mengidentifikasi pola bilangan dari suatu barisan

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


B. Barisan Sebagai Suatu Fungsi
Untuk menentukan suku-suku suatu barisan, dapat dilihat dari keteraturan pola dari suku
– suku sebelumnya. Salah satu cara untuk menentukan rumus umum suku ke-n suatu
barisan adalah dengan memperhatikan selisih antara dua suku yang berurutan. Bila pada
satu tingkat pengerjaan belum diperoleh selisih tetap, maka pengerjaan dilakukan pada
tingkat berikutnya sampai diperoleh selisih tetap. Suatu barisan disebut berderajat satu
bila selisih tetap diperoleh dalam satu tingkat pengerjaan, disebut berderajat dua bila
selisih tetap diperoleh dalam dua tingkat pengerjaan dan seterusnya.
Untuk memahami pengertian barisan berderajat satu, berderajat dua, dan seterusnya
perhatikan contoh berikut: 
 Barisan 2, 5, 8, 11, … disebut barisan berderajat satu karena selisih tetap diperoleh
pada satu tingkat penyelidikan. 


 Barisan 5, 8, 13, 20, 29, … disebut barisan berderajat dua karena selisih tetap 
diperoleh pada dua tingkat penyelidikan. 

 

 
 
Untuk menentukan rumus suku ke-n masing-masing barisan itu dilakukan dengan cara
sebagai berikut: 
1. Barisan linier berderajat satu
Karena barisannya berderajat satu maka bentuk umum suku ke – n adalah Un = an + b,
sehingga 
U1 = a + b, 
U2 = 2a + b, 
U3= 3a + b, dan seterusnya.
 

Dengan demikian rumus umum suku ke – n barisan 2, 5, 8, 11, ... dapat ditentukan 
dengan cara: 

Jadi rumus suku ke – n barisan 2, 5, 8, 11, ... adalah Un= 3n – 1 

2. Barisan linier berderajat dua 
Karena barisannya berderajat satu maka bentuk umum suku ke – n adalah Un +bn + c.
 Dengan demikian 
U1 =  a + b + c,
U2 = 4a + 2b + c, 
U3= 9a + 3b + c, 
danseterusnya. 


Dengan demikian rumus umum suku ke – n barisan 5, 8, 13, 20, 29, … dapat 
ditentukan dengan cara : 

 
 Jadi rumus suku ke – n barisan 5, 8, 13, 20, 29, … adalah Un= n 2+ 4

Latihan Soal

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar dan jelas. 
1. Tentukan  dan susun  5 bilangan pertama yang memenuhi aturan / pola sebagai berikut,
untuk n bilangan Asli:
a. 2n – 3 
b. 2n + n2 
c. 1/2n + 1
d. (n – 1)2
e. 5n + 2(n2 – 1) 

2. Carilah dua suku berikutnya dari barisan bilangan 
a. 4, 6, 9, 13, 18, …, …
b. 4, 7, 10, 13, ..., ... 

3. Andi diberi tugas oleh Pak Marno untuk meletakkan buku di rak perpustakaan. Di rak
pertama ia harus meletakkan 6 buah buku, di rak kedua 11 buah buku, di rak ketiga 16
buah buku, di rak keempat 21 buah buku. Jika banyaknya rak di perpustakaan adalah 10,
tentukan banyaknya buku yang harus disusun Budi di rak terakhir! 
 


Senin, 01 Agustus 2022

BILANGAN PECAHAN

  Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 1 - 5 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.1          Menjelaskan dan menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negatif) dan pecahan                    (biasa, campuran, desimal, persen)


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·       Menjelaskan urutan pada bilangan pecahan

  ·        Mengurutkan bilangan pecahan

  ·        Menentukan suatu pola sebuah bilangan

·         Membandingkan bilangan pecahan 


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi