Senin, 22 Agustus 2022

POSTEST KELAS VII

  Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 22 - 26 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.2          Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

      ·         MENGERJAKAN SOAL SOAL POSTEST

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 

Soal soal Postest

PETUNJUK UMUM

1. Tulis namamu di sudut kanan atas

2. Bacalah setiap soal dengan teliti.

3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.

 

1.     Suhu mula-mula di ruang pendingin adalah 15 derajat celcius. Setelah alat pendingin di ruang pendingin tersebut dihidupkan, suhunya menjadi –8 derajat celcius. Besar penurunan suhu di ruang tersebut adalah ... derajat celcius

 

2.      Ibu membeli 60 kg gula pasir. Gula itu akan dijual eceran dengan dibungkus plastik masing-masing beratnya 1¼ kg. Banyak kantong plastik berisi gula yang diperlukan adalah ....

 

 

3.      Urutkan suhu dari terbesar ke terkecil -3,  8, -8℃,  -10℃,

 -6℃,  10℃, 4℃ adalah...

 

4.     Penyelesaian  dari 23 x (48 - 3) menggunakan sifat distributif adalah....

 

 

5.     (1.339 - 1.271) : 17 - 5 x (6-10)=.....

 

6.     Urutkan dari yang terkecil ke terbesar -1011,  -1008,  -1101,

 

 -1001,  -1000,  -1020,  -1022

 

7.      -24 + 25 x -3 = ...

 

 

8.     14 - (-5) + 2 = ...

 

9.     24 - 3 x 7    = ...

 

 

 

10.                          Urutkan dari pecahan terbesar ke terkecil  2/6  ;  3/9  ;  3/5  ; 0,75  ;  25%  ;  1,50  = ...

 

11.                        Urutan pecahan terkecil ke pecahan terbesar dari  0,45 ; 0,85 ; 7/8 ; 78%  ;  2/4   adalah…

 

 

12.                        Hasil dari 525 : (5) + 6 – 8 × 12  =

 

13.                         Hasil dari  5/42  :  7/21  ×  4/7 =

 

 

14.                         Bandingkan    256   ........     -266

 

15.                        Bandingkan    −224  .......   −242

 


Selasa, 09 Agustus 2022

BARISAN ARITMATIKA

  Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 9 dan 12 Agustus 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan salah satu konfigurasi objek yang terkait dengan pola bilangan

·     Mengidentifikasi pola bilangan dari suatu barisan

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


Senin, 08 Agustus 2022

OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT

 Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 8 - 12 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.2          Menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :
      ·         Memahami konsep operasi

·         Menyebutkan sifat-sifat operasi bilangan bulat dan pecahan

·         Menjelaskan berbagai sifat operasi hitung yang melibatkan bilangan bulat dan pecahan

·         Menentukan hasil operasi hitung bilangan bulat dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan   berbagai sifat operasi

·         Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 



Selasa, 02 Agustus 2022

BARISAN BILANGAN

 Hari/ Tanggal : Selasa dan Jumat, 2 dan 5 Agustus 2022

 Kelas              : 8A 
 Materi            :  Pola Bilangan

KOMPETENSI DASAR

3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

        konfigurasi objek.

 4.1  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan salah satu konfigurasi objek yang terkait dengan pola bilangan

·     Mengidentifikasi pola bilangan dari suatu barisan

 

Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


B. Barisan Sebagai Suatu Fungsi
Untuk menentukan suku-suku suatu barisan, dapat dilihat dari keteraturan pola dari suku
– suku sebelumnya. Salah satu cara untuk menentukan rumus umum suku ke-n suatu
barisan adalah dengan memperhatikan selisih antara dua suku yang berurutan. Bila pada
satu tingkat pengerjaan belum diperoleh selisih tetap, maka pengerjaan dilakukan pada
tingkat berikutnya sampai diperoleh selisih tetap. Suatu barisan disebut berderajat satu
bila selisih tetap diperoleh dalam satu tingkat pengerjaan, disebut berderajat dua bila
selisih tetap diperoleh dalam dua tingkat pengerjaan dan seterusnya.
Untuk memahami pengertian barisan berderajat satu, berderajat dua, dan seterusnya
perhatikan contoh berikut: 
 Barisan 2, 5, 8, 11, … disebut barisan berderajat satu karena selisih tetap diperoleh
pada satu tingkat penyelidikan. 


 Barisan 5, 8, 13, 20, 29, … disebut barisan berderajat dua karena selisih tetap 
diperoleh pada dua tingkat penyelidikan. 

 

 
 
Untuk menentukan rumus suku ke-n masing-masing barisan itu dilakukan dengan cara
sebagai berikut: 
1. Barisan linier berderajat satu
Karena barisannya berderajat satu maka bentuk umum suku ke – n adalah Un = an + b,
sehingga 
U1 = a + b, 
U2 = 2a + b, 
U3= 3a + b, dan seterusnya.
 

Dengan demikian rumus umum suku ke – n barisan 2, 5, 8, 11, ... dapat ditentukan 
dengan cara: 

Jadi rumus suku ke – n barisan 2, 5, 8, 11, ... adalah Un= 3n – 1 

2. Barisan linier berderajat dua 
Karena barisannya berderajat satu maka bentuk umum suku ke – n adalah Un +bn + c.
 Dengan demikian 
U1 =  a + b + c,
U2 = 4a + 2b + c, 
U3= 9a + 3b + c, 
danseterusnya. 


Dengan demikian rumus umum suku ke – n barisan 5, 8, 13, 20, 29, … dapat 
ditentukan dengan cara : 

 
 Jadi rumus suku ke – n barisan 5, 8, 13, 20, 29, … adalah Un= n 2+ 4

Latihan Soal

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar dan jelas. 
1. Tentukan  dan susun  5 bilangan pertama yang memenuhi aturan / pola sebagai berikut,
untuk n bilangan Asli:
a. 2n – 3 
b. 2n + n2 
c. 1/2n + 1
d. (n – 1)2
e. 5n + 2(n2 – 1) 

2. Carilah dua suku berikutnya dari barisan bilangan 
a. 4, 6, 9, 13, 18, …, …
b. 4, 7, 10, 13, ..., ... 

3. Andi diberi tugas oleh Pak Marno untuk meletakkan buku di rak perpustakaan. Di rak
pertama ia harus meletakkan 6 buah buku, di rak kedua 11 buah buku, di rak ketiga 16
buah buku, di rak keempat 21 buah buku. Jika banyaknya rak di perpustakaan adalah 10,
tentukan banyaknya buku yang harus disusun Budi di rak terakhir! 
 


Senin, 01 Agustus 2022

BILANGAN PECAHAN

  Hari/ Tanggal : Senin - Jumat, 1 - 5 Agustus 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.1          Menjelaskan dan menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negatif) dan pecahan                    (biasa, campuran, desimal, persen)


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·       Menjelaskan urutan pada bilangan pecahan

  ·        Mengurutkan bilangan pecahan

  ·        Menentukan suatu pola sebuah bilangan

·         Membandingkan bilangan pecahan 


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


Senin, 25 Juli 2022

POLA BILANGAN

 HARI / TANGGAL  : SELASA / 26 JULI 2022

 KELAS                      :  8A

 KD                              3.1   Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan      

                                              konfigurasi objek.

                                     4.1    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan.

Materi Pokok              :  POLA BILANGAN


Tujuan Pembelajaran

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model Pembelajaran  problem Based Learning peserta didik  diharapkan dapat 

 Memahami pengertian pola bilangan

 Memahami berbagai macam pola bilangan

           Menentukan suku selanjutnya pada suatu pola bilangan



Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 

Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi 


 Pengertian Pola Bilangan

Pola bilangan adalah susunan angka-angka yang membentuk pola tertentu, misalnya segitiga, garis lurus, persegi, dan masih banyak lainnya.

Macam-Macam Pola Bilangan

Adapun macam-macam pola bilangan adalah sebagai berikut.

1 . Pola bilangan persegi panjang

Pola bilangan jenis ini akan menghasilkan bentuk menyerupai persegi panjang.

 Contohnya susunan angka 2, 6, 12, 20, 30, dan seterusnya. Untuk menentukan pola ke-n, kamu bisa menggunakan persamaan Un = n (n + 1) di mana n merupakan bilangan bulat positif.

 Jika digambarkan, pola bilangannya berbentuk seperti berikut.

Gambar di atas menunjukkan bahwa, susunan bilangan yang sedemikian sehingga memenuhi persamaan 

Un = n (n + 1) bisa membentuk suatu pola persegi panjang


2. Pola bilangan persegi

Pola persegi adalah susunan bilangan yang dibentuk oleh bilangan kuadrat. 

Secara matematis, pola bilangan ini mengikuti bentuk Un = n2.

  Contoh susunan bilangan yang menghasilkan pola persegi adalah 1, 4, 9, 16, 25, 36, dan seterusnya.

 Jika dijabarkan dalam bentuk gambar, akan menjadi seperti berikut.

3. Pola bilangan segitiga

Segitiga yang dibentuk adalah segitiga sama sisi. Ada dua cara yang bisa  gunakan untuk membentuk pola ini, yaitu sebagai berikut.

a. Cara penjumlahan bilangan di mana selisih bilangan setelahnya + 1 dari bilangan sebelumnya. Perhatikan contoh berikut.


Bilangan pada baris kedua (di dalam kotak berbingkai merah) merupakan selisih dari pola bilangan sebelum dan setelahnya. Bisa melihat bahwa selisihnya selalu + 1 dari selisih sebelumnya. Kira-kira, bilangan setelah 15 berapa ya? 

Untuk memudahkan kamu menjawab, tentukan dulu selisih antara bilangan 15 dan setelahnya, yaitu +6. Jadi, bilangan setelah 15 adalah 15 + 6 = 21.


b. Cara kedua menggunakan rumus Un di mana Un = n⁄2 (+ 1).

Dengan cara ini, Quipperian bisa menentukan suku ke-n dengan lebih mudah. 

Secara umum, pola segitiga ditunjukkan oleh gambar berikut.



4. Pola bilangan Pascal

Pola bilangan Pascal ini ditemukan oleh ilmuwan asal Prancis, yaitu Blaise Pascal. Jika dituliskan, pola bilangan Pascal akan membentuk suatu segitiga. Segitiga tersebut dinamakan segitiga Pascal. Ada beberapa ketentuan yang harus Quipperian tahu terkait pola bilangan Pascal, yaitu sebagai berikut.

  • Baris paling atas (baris ke-1) diisi oleh angka 1.
  • Setiap baris diawali dan diakhiri dengan angka 1.
  • Setiap bilangan yang ditulis di baris ke-2 sampai ke-n merupakan hasil penjumlahan dari dua bilangan diagonal di atasnya (kecuali angka 1 pada baris ke-1).

  • Setiap baris berbentuk simetris.
  • Banyaknya bilangan di setiap barisnya merupakan kelipatan dua dari jumlah angka pada baris sebelumnya. Misalnya, baris ke-1 banyaknya bilangan = 1 maka baris ke-2 banyaknya bilangan = 2.

Adapun bentuk pola bilangan Pascal adalah sebagai berikut.



Demikianlah materi kita hari ini semoga bermanfaat, jika ada yang belum paham silahkan bertanya ya nak.

BILANGAN BULAT DAN PECAHAN

 Hari/ Tanggal : Senin, 25 Juli 2022

 Kelas              : 7A - 7D
 Materi            :  Bilangan bulat dan Pecahan

KOMPETENSI DASAR

3.1          Menjelaskan dan menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negatif) dan pecahan                    (biasa, campuran, desimal, persen


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat :

·         Menjelaskan pengertian bilangan bulat

·         Mengurutkan  bilangan bulat


Assalamualaikum anak- anak yang sholeh sholehah....
Apa kabarnya hari ini ?
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT Aamiin.....
Dan jangan lupa tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai prokes nya ya nak.
Baiklah sebelum kita melaksanakan pembelajaran di pagi ini, alangkah baiknya kita awali dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaahnya terlebih dahulu ya nak, dan tak lupa setelah itu pembacaan asmaul husna dan doa belajar ya supaya ilmu yang dipelajari hari ini akan bermanfaat, mudah diterima dan akan berkah ilmunya 
Baiklah untuk pertemuan kali ini kita akan memasuki materi