Pada fase D :Peserta didik dapat menjelaskan konsep rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan); menggunakan rasio untuk menyelesaikan masalah keuangan ( Aritmatika Sosial ) dalam kehidupan sehari-hari.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Mindful ( Pelajaran yang penuh kesadaran)
Peserta didik mampu menjelaskan dan menghitung harga jual, harga beli, untung, rugi,
persentase,
2. Meaningful ( Pembelajaran yang bermakna)
Peserta didik mampu menyelesaikan diskon, bruto, netta, tara. dan menganalisis bunga tunggal dan transaksi jual beli Islami.
3. Joyful ( pembelajaran yang menyenangkan)
Peserta didik mampu menganalisis perbedaan antara keuntungan halal dari jual beli (al-bai') dan tambahan ilegal/riba (ar-riba)
Peserta didik mampu menerapkan konsep diskon, bruto tara dan netto
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN :
Tahap 1: Eksplorasi dan Kesadaran
1.1 Peserta didik memahami menyajikan hubungan perbandingan senilai ke dalam bentuk persamaan matematika (y = kx), tabel nilai, dan grafik garis lurus pada bidang Kartesius.
Tahap 2: Kontekstualisasi dan Pengambilan Hikmah
1.3 Peserta didik menganalisis dan membuat denah sekolah berskala dan menyesuaikan takaran resep kuliner lokal.
Tahap 3: Kreasi dan Ekspresi Estetik
1.4 Peserta didik merancang denah sekolah berskala dan menyesuaikan takaran resep kuliner lokal.
1.6 Peserta didik menerapkan konsep rasio senilai dan berbalik nilai dalam kehidupan nyata. konsep dalam AlQuran dalam mentadaburi surat Al Anfal ayat 65
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.
1. Al-Khaliq (Maha Pencipta) peserta didik belajar bahwa suatu Dalam aritmatika sosial, kita mengenal perhitungan persentase keuntungan, bunga, atau tabungan. Namun, dalam "matematika Allah", memberi dan bersedekah justru melipatgandakan harta hingga 700 kali lipat atau lebih
2. Al-Malik (Maha Merajai/Penguasa): Dalam konteks Aritmatika sosial mengajarkan prinsip kejujuran, keadilan, dan pelipatan ganda rezeki yang mencerminkan kebesaran serta keteraturan hukum Allah SWT dalam kehidupan ekonomi manusia
3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dan Konsep Materi jual beli, bruto, neto, dan tara berkaitan erat dengan perintah Allah untuk berlaku jujur. Allah mengancam orang yang curang dalam timbangan (QS. Al-Muthaffifin: 1–3),
(Video pembelajaran ini tentang harga penjualan dan harga pembelian, silahkan di simak uraiannya)
Dengan memahami materi Aritmatika Sosial, diharapkan siswa dapat lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan terkait perdagangan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah rangkuman materi Aritmatika Sosial kelas 7 untuk dipelajari.
1. Untung dan Rugi
Suatu barang dikaitkan memperoleh keuntungan apabila total harga penjualan lebih tinggi dibandingkan dengan harga pembelian. Rumus yang digunakan untuk mencari nilai keuntungan adalah sebagai berikut.
Untung = harga jual – harga beli
Sedangkan, rugi barang apabila total harga pembelian lebih tinggi dibandingkan harga penjualan. Rumus yang digunakan untuk mencari nilai kerugian, yaitu:
Rugi = harga beli – harga jual
2. Persentase Laba dan Rugi
Persentase laba rugi ini digunakan untuk menunjukkan seberapa besar keuntungan atau kerugian yang diperoleh. Berikut penjelasannya.
a. Persentase Laba
Persentase laba adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari penjualan suatu barang atau jasa dengan harga pembelian atau biaya produksi.
Rumus yang digunakan untuk mencari laba, yaitu:
Laba = untung per harga beli x 100%
b. Persentase Rugi
Persentase rugi adalah ukuran seberapa besar kerugian yang dialami dari penjualan suatu barang atau jasa dibandingkan harga pembelian atau biaya produk. Rumus yang digunakan untuk mencari presentasi kerugian, yaitu:
Presentasi rugi= rugi per harga beli x 100%
3. Rabat, Bruto, Tara dan Netto
a. Rabat
Rabat atau diskon merupakan potongan harga penjualan. Rumus yang digunakan untuk menentukan harga barang setelah memperoleh diskon adalah sebagai berikut.
Harga bersih = harga kotor – diskon
b. Bruto (Berat Kotor)
Bruto merupakan berat suatu barang yang disertai dengan pembungkusannya. Rumus untuk menghitung bruto, yaitu:
Bruto = netto + tara
c. Tara (potongan)
Tara adalah berat dari pembungkus pada kemasan barang. Rumus untuk mencari nilai tara, yaitu:
Tara = buto – netto
Demikian rangkuman materi Aritmatika Sosial kelas 7 yang sering diajarkan.
Media pembelajaran pada perbandingan senilai dan berbalik nilai adalah video pembelajaran dan LKPD
ASESMEN
1. .Budi membeli sebuah buku dengan harga Rp 20.000. Jika toko memberikan diskon 15%, berapa harga yang harus dibayar Budi?
2. Dari 40 siswa dalam suatu kelas, 25 siswa menyukai matematika. Berapa persen siswa yang menyukai matematika?
3. Andi membeli motor baru dengan harga Rp17.000.000,00 dan dijual lagi dengan harga Rp18.360.000,00. Tentukan keuntungan yang diperoleh Andi dan persentase keuntungan yang diperoleh Andi!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar