IDENTITAS
Nama Guru : Sari Budi Utami, S.Pd
Mata Pelajaran : Matematika
Hari/Tanggal : Senin / 14 September 2026
Kelas : VII E
Materi : Aritmatika Sosial
Pertemuan : 3
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pada fase D :Peserta didik dapat menjelaskan konsep rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan); menggunakan rasio untuk menyelesaikan masalah keuangan ( Aritmatika Sosial ) dalam kehidupan sehari-hari.
MATERI PEMBELAJARAN :
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.
1. Al-Khaliq (Maha Pencipta) peserta didik belajar bahwa suatu Dalam aritmatika sosial, kita mengenal perhitungan persentase keuntungan, bunga, atau tabungan. Namun, dalam "matematika Allah", memberi dan bersedekah justru melipatgandakan harta hingga 700 kali lipat atau lebih
2. Al-Malik (Maha Merajai/Penguasa): Dalam konteks Aritmatika sosial mengajarkan prinsip kejujuran, keadilan, dan pelipatan ganda rezeki yang mencerminkan kebesaran serta keteraturan hukum Allah SWT dalam kehidupan ekonomi manusia
3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dan Konsep Materi jual beli, bruto, neto, dan tara berkaitan erat dengan perintah Allah untuk berlaku jujur. Allah mengancam orang yang curang dalam timbangan (QS. Al-Muthaffifin: 1–3),
https://www.youtube.com/watch?v=klaBvXovrg8
1. Di antara pernyataan di bawah ini, yang bernilai salah yaitu..
A. Jumlah neto dan tara sama dengan bruto
B. Neto adalah selisih bruto dan tara
C. Neto lebih berat dari tara
D. Bruto adalah berat benda tanpa tara
2. Pak Ridwan membeli sekarung beras seharga Rp150.000. Karung tersebut memiliki tulisan bruto = 15,5 kg dan tara = 0,5 kg. Konsumem tersebut rupanya menjual kembali beras tersebut dengan harga Rp9.000/kg. Jika beras tersebut terjual semua, maka yang dialami Pak Ridwan adalah…
A. rugi Rp15.000
B. rugi Rp135.000
C. untung Rp15.000
D. untung Rp135.000
3. Bu Trismi membeli satu keranjang mangga seharga Rp250.000. keranjang tersebut terdapat tulisan bruto = 51 kg dan tara = 1 kg. Bu Trismi menjual mangga tersebut dengan harga Rp10.000/kg. Jika mangga tersebut laku semua, maka keuntungan yang didapatkan Bu Trismi yaitu…
A. Rp 10.000,00
B. Rp 50.000,00
C. Rp 250.000,00
D. Rp 500.000,00
4. Seorang pedagang membeli satu karung beras dengan neto 25 kg. Pedagang tersebut menimbang kembali beras dan karungnya. Ternyata berat dari beras di dalam karung tersebut 25,5 kg. Tara berasnya yaitu…
A. 0,5 kg
B. 5 kg
C. 50,5 kg
D. 50 kg
5. Sebuah box kayu berisi mangga tertulis bruto 45 kg. Jika berat box kayu tersebut 2 kg, berapa berat buah mangganya?
A. 25 kg
B. 24 kg
C. 43 kg
D. 47 kg
6, Pak Kasim membeli satu karung gula pasir seharga Rp100.000. Karung gula tersebut tertulis bruto = 20 kg dan tara 5%. Jika Pak Kasim menjual gula pasir dengan harga Rp8.000/kg, maka keuntungan yang diterima pedagang yaitu…
A. Rp52.000
B. Rp60.000
C. Rp64.000
D. Rp152.000
KESIMPULAN
1. Bruto adalah berat kotor, yaitu berat keseluruhan suatu barang atau benda beserta dengan tempat atau pembungkusnya.
2. Netto adalah berat bersih
3. Tara adalah potongan berat. Tara artinya merupakan berat pembungkus dari suatu produk. Jadi bisa dibilang, sebenarnya Tara ini lah yang menjadi lawan dari Netto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar